Skripsi Anugerah Terindah Mahasiswa Akhir



Sudah lama sekali aku tidak menyapa blog ku ini, entah bagaimanapun keadaannya sekarang semoga dia baik-baik saja ya tanpa kekurangan apapun. Terbengkalainya blog ku akhir-akhir ini akibat dari kewajibanku menyelesaikan skripsi ku dari mulai mengurus proposal, penelitian sampai jadi skripsi. Maka dari itu setelah kali ini waktu agak longgar dan selo, aku mulai nulis lagi dengan tema yang tidak jauh-jauh yaitu tentang skripsi yang dihadapi para pejuang skripsi hahaha.
Ya Alhamdulillah deh skripsi ku sudah di acc buat sidang, ya banyak yang bilang kok cepet banget kelarnya. Ya aku piker kalau bisa dicepetin kenapa harus diperlama sih? Mau nungguin pacarnya juga selesai bareng gitu? Secara aku jomblo *kok jadi curhat gue!*. udah fokus ke tema tulisan ku, tapi aku masih belum bisa untuk daftar sidang Cuma gara-gara belum ujian ICT *ya ICT itu salah satu syarat untuk pendaftaran Munaqosyah* jadi ya masih nunggu setelah tanggal 14 Mei 2014 deh.
Tapi aku akan bercerita dari awal bagaimana proses-proses dari sebuah proposal bisa sampai skripsi di acc tetapi aku tidak hanya bercerita tentang perjalanan skripsi ku tetapi juga teman-teman ku yang lain dan semoga pemilik nama yang aku tulis nanti tidak minta royalty.
Aku memikirkan melanjutkan proposalku itu setelah aku benar-benar menyelesaikan urusan PPL yang baru ujian tanggal 27 Desember 2013 *kalau gak salah sih*. Baru setelah itu benar-benar fokus ngerjain proposal bahkan sampai ada niat buat ganti judul akan tetapi susah juga harus mulai dari awal dan akhirnya kumantapkan buat bimbingan dengan judul proposal yang telah di kuliah Seminar Proposal.
Ya seperti biasa bimbingan awal-awal itu harus buat ini buat itu, melakukan survey dulu buat mastiin sesuai tidak dengan permasalahan yang kita ambil dalam proposal skripsi kita itu. Susahnya itu kalau mau survey itu lambatnya penanganan surat pra penelitian di TU yang lama buat ngelarin suratnya saja. Bahkan bisa sampai seminggu buat jadi, kadang mahasiswa itu di uji kesabarannya tidak hanya ketika susah ketemu dosen pembimbing tetapi juga berurusan dengan TU.
Tapi kalau dosen pembimbing ku itu asalkan proposal sudah baik dengan 4 atau 5 kali bimbingan langsung disuruh buat seminar proposal, pasti nanya kok cepet? Ya seminar proposal itu kan gunanya buat ngoreksi proposal kita, jadi carilah pembahas yang benar-benar kompeten untuk mengoreksi proposal kita dan itu bukan maksud untuk menjatuhkan yang seminar. Nah sebelum aku seminar, ada temenku satu kelas yang tidak boleh disebutkan namanya udah seminar dan di acc karena kasihan. Mamak Indah  bilang kalau dia itu di acc buat seminar karena kasihan harus bolak balik rumahnya jauh, jadi langsung di acc *kok wagu ya hahaha* dan itupun aku yang membahas proposalnya. Disini ada kelucuan saat hari dia seminar, seminarnya aku kira jam 11 dan ternyata jam 10 *sumpah aku salah schedule* padahal jam 10 aku harus nganter emakku buat checkup adikku yang mau operasi mata dan dengan beraninya aku minta ke Mamak buat mundurin bentar seminarnya hahaha *songong ya aku* pas jam 10 aku baru otw nganter emak dan aku harus ngebut dengan ngebonceng emakku *maafkan anakmu ini mak* setelah emakku tak turunin di depan pintu masuk RS Dr Yap langsung aja aku otw ke kampus dan semoga belum mulai itu seminar yang buat aku salah schedule. Setelah sampai ruangan, sedikit lega karena mamak baru mempresentasikan proposalnya *masih bisa bernafas lega*.