Sinau Fotografi


        Setelah lama vakum dan tidak sempat menulis cerita di blog ane, sampai blog ane penuh dengan sarang laba2, gelandangan dimana-mana, sampah berserakan dan bahkan penuh dengan orang demo juga tidak ketinggalan juga ada anak2 alay alumni acara music (berlebihan banget bercandanya hahaha).
ane bercerita untuk hobi baru ane saat ini ya sekedar iseng2 dan belajar aja sih, belajar fotografi. Sebenarnya belum lama juga ane beli kamera ane ini, baru dipameran kemarin sih (bukan untuk pamer, tapi cerita aja). Ya sebetulnya udah lama pengen kamera, tapi karena belum bernafsu banget untuk memilikinya jadi ya sekedar wacana aja sampai akhirnya pas ada pameran itu ortu ane nawarin ya langsung ane terima lah ya beli yang murah2 aja toh Cuma buat foto2 amatir.
Selang beberapa hari, namanya juga barang baru takut rusak kan nah ane sibuk2 nyari toko yang jual skinguard lcd dan baterai charger. Mottonya sih kalo punya barang usahakan dirawat, sampe badan sendiri malah jarang dirawat ki ckckck.
Setelah mendapatkan barang tadi, mulailah lihat di gugel belajar fotografi amatir, tapi kebanyakan untuk kamera SLR kan punya ane baru prosumer jadi ada beda2nya lah. Tapi tidak putus asa, tetep nyari link2 yang pas untuk amatir dan untuk kamera ane. Yang ane cari belajar buat foto ngeblur gitu, entah background atau lainnya dan setelah ketemu pun ane coba2 sendiri meski harus diulang-ulang mulu.
Ya sedikit2 sih udah bisa buat foto blur, setidaknya belum di backgroundnya seperti foto ane dibawah ini yang ane ambil didalam rumah.

Waktu Hari Ujian Hari Ini

            Ujian akhir disemester 4 sudah berlangsung selama 3 hari dan baru akan kelar hari selasa besuk, seharusnya senin udah kelar akan tetapi itu ujian hari pengganti soalnya selasa kemarin libur karena ruangan akan dipakai untuk ujian PTAIN (ujian untuk masuk perguruan tinggi islam negeri).
         Dan hari ujian yang paling menyiksa itu adalah hari ini, kenapa paling menyiksa?? Bisa dibayangin ketika sedang mikir buat menulis dikertas jawaban yang bergaris-garis, tetapi kepala pusing dan hidung meler. Ya aku sedang terkena flu berat, mana ujian belum kelar-kelar ya namanya juga penyakit bisa datang kapan saja.
         Tapi tadi benar-benar repot, sedang pusing mikir jawaban ee malah meler-meler hidungku. Mana soal ujiannya susah pula *pengen aku benturin ni kepala dikursi*. Tapi ya lumayan tadi bisa kelar, entah bener semua atau asal semuanya namanya juga lagi pesakitan gan.

Ungu – Kau Anggap Apa

Sulit tuk ku mengerti jalan pikiranmu
Setengah hatiku terluka, senangkah hatimu
Ku akan pergi, kau tak menginginkanku
Kau lukai kebanggaan, perasaanku
Dengan sadar menyakitiku
Ku takkan pergi bila kau anggap aku ada
Hanya mencintamu pun aku bisa
Takkan ku sesali, hidup tanpamu aku bisa
Akan hanya cinta yang ku bawa pulang
Sulitnya tuk pungkiri hati yang terbagi
Sepenuh hatiku memujamu, kau anggap apa
Ku akan pergi, kau tak menginginkanku
Ku tak ada di hatimu lagi, khianatiku
Dengan sadar menyakitiku
Ku takkan pergi bila kau anggap aku ada
Hanya mencintamu pun aku bisa
Takkan ku sesali, hidup tanpamu aku bisa
Akan hanya cinta yang ku bawa pulang
Ku tak ada di hatimu lagi, khianatiku
Ku takkan pergi bila kau anggap aku ada
Hanya mencintamu pun aku bisa
Takkan ku sesali, hidup tanpamu aku bisa
Akan hanya cinta yang ku bawa pulang
Aku takkan pergi bila kau anggap aku ada
Hanya mencintamu pun aku bisa
Takkan ku sesali, hidup tanpamu aku bisa
Akan hanya cinta yang ku bawa pulang

download di sini

Masa SD Itu…

           Banyak yang bilang masa SD itu adalah dimana masa untuk bisa bersenang-senang dan melakukan hal yang diluar kebiasaan (nyuri jambu tetangga, main bola sampe mecahin kaca jendela dan masih banyak lagi). Semua hal itu muncul begitu saja, mungkin karena ajakan teman yang lain atau saling berkompromi untuk melakukan hal apa.
          Dan di masa SD ku itu, wah sungguh penuh dengan kejutan. Kalau aku ceritakan mungkin dalam 3hari 3malam tidak akan kelar, bukan karena saking banyaknya cerita tapi saking sulitnya diriku untuk mengingat masa di 8-10 tahun yang lalu. Dan aku disini akan bercerita yang aku ingat saja, mungkin dalam cerita saat ini akan kelihatan aneh dan misterius.
          Di masa SD dulu, kan anak-anak berusia 10-12 tahun itu biasa ngeyel dan lagi demen-demennya naik sepeda. Nah aku ingat dulu punya sepeda yang sekarang entah dimana keberadaannya ya semoga dia baik-baik saja. Ceritanya dulu aku sedang sakit dan gak masuk sekolah, nah tumben-tumbennya bapak itu gak masuk kerja *gak tau, libur atau bolos* disaat bapak lagi didepan rumah gak tau ngurusin apalah waktu itu. Disaat kesempatan itu aku kabur naik sepeda jagoanku dulu lewat pintu samping rumah, nah setelah keliling desa dengan perasaan gak punya dosa akhirnya dari kejauhan ada bapak-bapak manggil nama ku dengan samar-samar
‘aliiitttt!!!’
Jeger
Mampus aku ketahuan bapak!!

Sebuah Penemuan

      Emang tidak ada habisnya sebuah cerita dikampus, ada-ada saja yang bisa bermunculan. Entah hal menarik ataupun hal galau-galau *bolehlah mellow-melow* yang memang bisa terjadi tanpa disengaja (memangnya film pake diskenario segala).
          Kejadian yang sungguh bikin timeline twitter penuh kali ini, ketika kuliah jam 3 tadi yang secara sengaja 2kelas dijadikan 1. Bisa dibayangin setiap kelas ada sekitar 30 orang, kalo 2kelas digabung paling gak ada sekitar 60 orang dikelas belum termasuk dosennya (ya tinggal ditambah 1 doang aja susahnya apa). Yang ada dikelas itu tidak focus kuliah, pada ngobrol dengan teman disampingnya, mainan hape, atau bahkan mainan laptop sambil wifi.an. tapi yang lebih menyedihkan itu, kelas tersebut layaknya sebuah kapal dan yang sebentar lagi hampir karam *jadi buat yang berlebihan bisa menahan nafas selama 5menit saja, hehehe piss* bahkan bisa melebihi tenggelamnya kapal titanic *lebay deh*.
          Akan tetapi diselang perkuliahan berlangsung, ada kejadian yang sedikit membuat heboh. Diawal-awal kuliah dosen meminta tugas untuk dikumpulkan, tetapi agak berapa lama setelah hal tersebut berlangsung ada seonggok hegmi yang kaget dan heboh ternyata tugasnya belum dikumpul. Aku tidak lupa dengan apa yang dia omongin pada saat itu, ini kata-katanya ‘bajig*r, tugasku belum dikumpul ternyata!! Anjrit!!’ seketika teman yang disamping-sampingnya dan aku berada didepan sebelah kiri juga mendengar hal tersebut langsung reflek pada ngeluarin benda-benda tajam, rita yang ngeluarin samurai, ocik ngeluarin kampak, as’ad ngeluarin pedang, aku ngeluarin gergaji dan dosennya ngeluarin pisau daging lalu bersiap menguliti si hegmi. Tiba-tiba terdengar sirine ambulans dan mobil polisi dari kejauhan untuk menghindari hal yang lebih buruk lagi.

Balada Tugas Kampus

           Sudah biasa sih banyak tugas kalo sebagai mahasiswa itu, biasanya tugas ini belum kelar sudah dikasih tugas lagi. Bisa mungkin tugas itu 3 kali sehari *itu minum obat atau ngerjain tugas*. Tapi ada tugas biasanya bisa terselesaikan dengan lancar selancar jalan tol, tapi buat tugas yang kemarin yang deadlinenya hari ini sepertinya amat sulit dan misterius *semisterius bulu ketek Patrick*. Ya jelas tugas ini penuh dengan huruf arab, memang untuk tugas yang awal bisa aku selesaikan akan tetapi untuk yang kali ini serasa sulit dan rumit *gak mudeng*.
          Kemarin ketika jam kuliah pertama ternyata kosong, akhirnya aku meminta triyanto untuk membantu mengerjakan tugasku diperpust yang akhirnya bachtiar dan bayu pun ngekor dibelakang menuju perpust. Sesampai diperpust, bukannya aku langsung nyari buku buat tugas tapi malah buka laptop trus hotspotan *isi yang ada diotakmu apa sih? Dasar begog*. Akhirnya setelah beberapa lama berdiskusi dengan laptop, aku pun mulai mengerjakan tugas tersebut. Dan ternyata eh ternyata tugas ini amat rumit, bahkan triyanto pun harus pake acara amnesia segala. Aku pun nyoba nyari-nyasi bahan sendiri, bahkan sampai mata mau copot, otak mau degradasi tetap aja bahan buat tugas tidak ketemu-ketemu *hey susah amat sih nyari dirimu*. Sampai akhirnya datang teman yang lain seperti enggar, toni, fazul dan fano tetapi ada juga para cewek yang tentu pasti ada anak buahnya fano (baca:trio macan) karena disini fano sebagai manager mereka (trio macan) trus ada juga A2 (niru-niru T2) dan yang terakhir Trio kwek-kwek (baca: amalia, nurul, rere).
          Setelah sedikit agak malas, aku pun meninggalkan buku-buku tadi berserakan diatas meja dengan penuh kesengsaraan karena saling bertumpukan soalnya aku tadi ngambil buku langsung 10 sekaligus. Coba kalo belanja ditoko buku seperti itu, paling gak aku udah habis budget 250ribu.an sekali ketoko buku. Aku pun keliling-keliling ruangan perpust yang pastinya dilantai 2, dan ternyata aku dicegat oleh seonggok orang yang habis galau (salah satu personil trio macan. Baca:tika). Kan aku itu paparazi dunia SN (Sosial Network), jadi yang pasang status *twitter atau fb* aku biasanya baca dan tau tapi kebanyakan Cuma ditwitter kalo difb udah jarang. Nah pas aku lagi online-online, ternyata tika pasang tweet yang bernada galau dan pasti saat ngetweet itu ada air terjun yang sangat deras *tapi itu Cuma prakiraan cuaca saja*. Dan aku sindir waktu akan kuliah otomasi yang kosong kemarin, trus dia kaget kok aku bisa tau ya langsung aku jawab “gak tau paparazi twitter po??” lalu aku langsung kabur aja ke perpust.

Pasar = mall

         Akhir-akhir ini aku seperti kehilangan ide untuk menulis cerita diblog, entah karena saking sibuknya atau malesnya buat mencerna segala kejadian yang ada. Dan bahkan sedikit kekonyolan pun sulit untuk aku cerna menjadi sebuah cerita.
          Dan akhirnya aku bercerita yang mungkin tidak ada sebuah kekonyolan, akan tetapi hanya sebuah perbandingan saja. Tetapi seperti bukan perbandingan sih, tetapi hanya beda tipis doang antara pasar dengan mall.
          Mungkin segelintir orang-orang pasar dengan mall itu jauh beda, bisa dilihat dari segi lokasi dan insfratrukturnya. Mall itu identik dengan bangunan berlantai 3 atau 4 yang mewah, terdapat ruko-ruko yang menjual segala bentuk barang dengan harga yang lumayan wah tetapi kalau pasar, pasar itu kebanyakan hanya berlantai 1 saja terus ruko-ruko hanya sedikit dan kebanyakan hanya pedagang berjualan diemperan.

Hari Jumat Yang Jarang Aku Temui

        Hari Jumat kali ini memang berbeda dengan biasanya, ya karena aku libur kuliah katanya cuti bersama gitulah tapi itu bagi para pegawai dan (mungkin) para mahasiswa universitas negeri. Jadi yang biasanya aku jumatan didekat kampus atau didekat kost temenku, tapi hari ini aku jumatan didesa tempat biasa ketika lagi dirumah.
          Pulang jumatan pun aku putuskan untuk tidur siang, bahkan aku terkaget dan tersentak seperti mendapat mimpi. Mungkin aku ngelindur, aku kira aku belum sholat jumat dan bangun dengan kaget. Jelaslah aku kaget, gak sholat jumat 3kali aja sudah disebut orang kafir mamen.
          Setelah bangun dari tidur siang, tepatnya waktu adzan Ashar. Karena sehabis Ashar ada kegiatan kerja bakti dirumah tetangga *suruh nurunin genteng dari atap rumah* soalnya mau ada pengajian sama dangdutan *sekalian aja adain pasar malem ya*. Setelah semua kerjaaan kelar, seperti biasa tuan rumah menyuguhi minuman dan snack lalu tiba-tiba nongollah makanan penutup. Tapi disinilah letak kesalahannya, entah saking lapernya atau saking doyannya semua yang ikut kerja bakti langsung makan saja. Yang pada akhirnya, semua mulut anak-anak termasuk aku kepanasan dan mungkin melepuh *es mana es??*. ya  inilah resikonya, memang hidup itu pilihan maka dari itu harus memilih gak makan tetapi resikonya kelaparan tapi makan ya resikonya kepanasan tadi. Tapi ya udahlah, semua itu harus disyukuri *melepuh melepuh dah*.

Perjalanan untuk Misi Menjenguk Bayu Andi

         Disore hari kemarin setelah perkuliahan dikampus selesai, kelompok BAKPIA yang hanya sebagian karena masih ada yang kuliah *sepertinya begitu*. Perjalanan aman-aman saja untuk sementara, akan tetapi saat misi membeli buah terjadi suatu keganjalan. Saat si nana dan siapa kemarin yang bernegoisasi harga buah, dan setelah selesai menentukan harga lalu kami akan meneruskan misi perjalanan ke rumah bayu andi tiba-tiba nongol petugas parkir dengan santainya.
          “Ini mana panitianya” Tanya petugas parkir
Enteng banget ini petugas parkir, lawong jelas motor ada penumpangnya dan tidak pada turun dari motor sedang dia dengan enaknya minta “jatah” parker Rp 500 per motor.
Aku lalu mencari kereta yang lewat untuk ngelindes badannya tukang parkir itu, tetapi berhubung tidak ada kereta lewat situ akhirnya aku urungkan niatku tadi.
          Akhirnya datang penyelamat, dialah seorang pedagang buah tadi yang menyuruh untuk terus meneruskan misi perjalanan dan menghindarkan dari tukang parkir yang galau tadi *bener gak ya dia galau*.

Di Dzalimi Adikku Yang Berusia 5 Tahun

            Ini perhatian bagi siapapun, entah orang tua atau siapapun yang mempunyai anak kecil yang berusia 5 tahun yang sukanya nonton spongebob. Ini kejadian yang aku alami tadi siang, benar2 di dzalimi aku tadi sama adik ku keponakan yang berumur 5 tahun *anaknya mbakku*.
          Niat pertama sih aku mau pergi nganter uang ketempat mas ku *anaknya pakdhe*, tapi berhubung adikku tadi lagi rewel karena aksinya dia megang panci yang abis buat masak *mlepuh mlepuh deh tangan mu*. Akhirnya aku ngajak dia, ya biar diem aja gak nangis lagi. Aku Cuma nawarin beli bakso doang, tapi yang terjadi adalah??
          Pertama, setelah sampai dirumah mas ku dan memberikan uangnya lalu menuruti janji ke adikku tadi membelikan bakso. Akhirnya kewarung bakso yang dipilih oleh dia, awalnya sih aman2 saja. Pesanan bakso datang juga, lah disini kejanggalan terjadi belum juga adikku habis makan baksonya dia bilang ke aku.

Kejadian Setengah Hari

          Hari ini adalah hari Jumat, ya seperti jumat-jumat sebelumnya yang pasti harus melaksanakan sholat Jumat (bagi yang Islam). Tetapi setelah selesai menunaikan sholat Jumat tadi, aku sudah ada jam kuliah. Waktu yang sangat mepet dan sedang dilanda kelaparan jadi terpaksa ngemil roti. Dan bahkan kuliah pertama hari itu berada dilantai 4, baru setengah aja udah ngos-ngosan dan perut udah mengkerut lagi karena jadwal makan siang tertunda.
          Jam kuliah pun dimulai (tidak sebut makul), awalnya aman-aman saja tetapi setelah diriku mengumpulkan tugas UTS betapa hebohnya aku kayak kebakaran jenggot *air mana air*, dimana aku dikasih tahu bahwa tugas yang harus dikirim lewat e-mail ternyata tugas ku tidak sampai ke dosennya.
Astaga, nyasar kemana tugas ku itu ya??!! Yang aku tahu, tugas memang sudah aku kirim dan tahu sendiri aku ini termasuk mahasiswa rajin (rajin masuk doank, tapi tugas tetep aja brantakan). Dan akhirnya pun aku harus mengirim ulang tugas itu, dan setelah menunggu sekian tahun *ini nunggu laporan atau nunggu tagihan utang* ternyata ee ternyata tetap saja email ku tetep gak masuk!! *ini siapa yang bikin masalah?? Patrick atau Sinchan?? Salah satu dari kalian harus makan tomcat*. aku akhirnya harus konfirmasi ke dosen ku, ternyata gak disangka email tugasku masuk SPAM..!! jeng jeng jeng, dan itu bukan aku sendiri tetapi ada yang lainnya juga sih tapi akhirnya dosen ku mau menerima tugas itu meskipun nyasar masuk SPAM.
          Kuliah pertama dihari itu selesai, lalu lanjut dikuliah kedua. Karena kuliah yang kedua ini berada dilantai 3, jadi kudu turun dan baru setengah jalan pun udah ngos-ngosan *maklum udah kepala 2 mamen*. Tetapi kali ini dosennya belum hadir dikelas, hanya saja aku dan teman ku disibukkan oleh si pacul *panggilan temanku lainnya, nama samaran aja* yang mau kenalan dengan adik tingkat tetapi struktur wajahnya yang gimana aja dia lupa lah entar kalo sampai salah kenalan dengan mpok nori gimana jal?? *dapet gadis tahun 1940an*.

Proses Dari Alay Menuju Ababil #salahgaul


            Saat ini di tahun 2012 semakin banyak sekali kawula muda baik cowok maupun cewek (yaiyalah, kalo Cuma dikit mau punah itu namanya). Tapi mulai dari itu juga, ditahun ini pula berkembang bahasa yang sedikit gaul tapi sering juga disebut salah gaul. Ya ada kata alay ataupun ababil (abg labil).
            Sering sekali dijumpai orang-orang seperti itu, biasanya kalo yang alay-alay itu ketika berinjak umur masuk SMP apalagi kalo si anak sudah mengenal yang namanya facebook, wah bisa tambah lagi level kealay.annya. bahkan nama akun anak-anak ini sering aneh-aneh, yang katanya gaul tapi kalo dibaca aja antara gaul dan gagu itu beda tipis.
            Beda kalo yang udah remaja atau dewasa (tapi kebanyakan yang remaja juga aneh-aneh nama akunnya), mereka kebanyakan menggunakan nama asli mereka. Aku disini juga mikir kenapa mereka tidak PD dengan nama mereka sendiri, apa mereka punya motto “apalah arti sebuah nama”.
            Tapi hal ini sering terjadi ketika anak masuk diusia puber (putus bercinta? Ya bukanlah), dimana masa-masa untuk mencoba bergaul dengan orang lain menggunakan bahasa gaul. Ya seperti diatas tadi gaul sama gagu beda tipis. Coba saja lihat akun facebook anak-anak yang memasuki usia puber, pasti akan kelihatan aneh dan bikin lidah kelindes motor ketika membaca akun, status atau profilnya. Bisa dibayangin, masa nama akun aja (ini contoh aja, semoga tidak ada yang memakai ini dan namanya samaran aja) begini “inem tak ingin dicakiti dan dihianati”, “mawar malaikat tak bersayap pengen kesurga”, “bunga hanya pengen cowo setia”, “balo ingin pergi dan benci cew matre” dan masih banyak lagi.

Barca Itu Menang, Karena Benar Hebat Atau Wasit??

         Sebelumnya aku jarang menceritakan tentang club sepak bola, dulu pernah bercerita tentang club favoritku Manchester United #GGMU tapi itu ketika buat tugas kuliah ku. Tapi sekarang aku bercerita tentang Barcelona, entah kenapa aku tiba-tiba bercerita tentang club ini. Mungkin karena dulu pernah mengalahkan Manchester United di 2 final liga Champions atau mungkin karena salah satu pemainnya telah mencoba bunuh diri dengan meminum oplosan teh dan terasi.
            Tapi yang pasti bukannya aku dendam karena barca telah mengalahkan MU di 2 final (tapi intinya juga itu) tetapi setelah selidik punya selidik, entah kenapa seolah sebuah kemenangan yang didapatkan barca itu karena bantuan seorang WASIT *gampar pake lampu stadion*.
            Yang masih hangat-hangatnya baru beberapa hari kemarin ketika barca melawan ac Milan, pada pertandingan tersebut barca mendapat 2 penalti tetapi jika tidak ada pinalti tersebut jelas barca akan pulang tanpa celana kolor *diambil pelatihnya ac Milan*. Terlihat disalah satu kejadian penyebab terjadinya penalty, ada 2 pemain barca yang terlibat sedang hanya 1 pemain Milan yang ada dikejadian tersebut. Menurut dalam berita, kedua pemain barca tersebut saling berdiskusi bagaimana caranya agar barca memperoleh pinalti dengan pelakunya adalah 1 pemain Milan yang ada dikejadian tersebut.

Tidak Mencoba, Kapan Bisanya??


           Jujur aku pengen sekali bisa mencoba untuk bereksperimen didalam dapur, tapi rasa takut itu sering sekali menghantui *lempar pake panci*. Dulu itu sering sekali ketika masih duduk dibangku SMA, bangun tidur langsung masuk kedapur ya sekedar bantu ibu masak meski Cuma goring tempe atau buat teh aja.
            Tapi sejak masuk kuliah, kegiatan itu sudang jarang sekali aku lakukan bahkan tidak pernah. Ya karena sering sekali bangun kesiangan karena kecapekan atau bahkan saking pulesnya tidur dan belum kelar buat pulau samosir *siram pake air sabun cucian*.
Ya memang berat juga jadi mahasiswa, pulang sore sampe rumah langsung ngerjain tugas sehingga badan terasa capeknya. Berangkat kampus pagi-pagi buta (mau kuliah apa ke pasar), belum lagi macet dijalan karena barengan dengan anak-anak sekolah yang juga takut telat.
Seolah-olah hidupku saat ini hanya itu-itu aja, kuliah pagi ampe sore trus pulang ngerjain tugas lalu tidur bangun pagi trus begitu tapi untung ada libur 2 hari (belum termasuk hari minggu).

Lagu Khusus Untuk Opa Alex Ferguson

Red Is The Man

Sir Alex Ferguson, a knighted champion
So many years the boss and we adore him
Simply the best, united through and through
Forever we will be his Red Army

Born in Govan on the night of new years eve
Came a boy with dreams to be a champion
And the rest is history, now he's left a legacy
And he will be remembered forever

Sir Alex Ferguson, a knighted champion
So many years the boss and we adore him
Simply the best, united through and through
Forever we will be his Red Army

Perbedaan Fano Antara Galau dan Enggak??

             Fenomena anak muda saat ini memang tidak hanya membuat repot diri sendiri yang pada galau, tetapi juga membuat repot teman-temannya yang (sedikit) peduli. Terkadang temannya yang mau diikutkan repot itu, dibelakangnya ada maunya. Ya seperti yang terjadi pada temenku si fano-man yang beberapa waktu lalu sedang galau berat tetapi untuk saat ini (sedang) tidak galau.
            Ya pas lagi galau, dia itu kegiatannya Cuma melamun, mendengarkan music mellow-melow, atau menggerogoti meja dikamar kostnya bahkan kalo sedang ganas-ganasnya temen kostnya sendiri si haris bisa jadi pelampiasannya *gorok lehernya*
            Sehingga kegiatannya itu menarik temannya untuk bisa toleransi dan peduli kepada dirinya, mungkin pada saat dia pengen boker aja yang membuat temannya pada pergi *lempar tiang listrik*. Tetapi terkadang temennya yang sudah peduli dan toleransi kepadanya, biasanya ada maunya ketika dibelakang meski jarang untuk terwujud.
            Misalnya saja ketika dia minta bantuan pada temannya untuk menyembuhkan penyakit galaunya itu, banyak sekali janji-janji manisnya yang terlontar dari mulutnya yang penuh dengan gumpalan batu krikil *colok pake skop*.

Galau Mengalihkan Segalanya

             Memang saat ini penyakit galau belum bisa hilang dari benak para kawula muda, terlebih pada para ABABIL yang sering galau dan risau. Tapi untuk saat ini aku akan menceritakan tetang temanku sendiri yang mengalami betapa beratnya penyakit galau *melebihi sakit giginya*.

            Untuk tema kali ini, temenku Fano menjadi bahan tulisanku dan kegalauan kali ini. Biasanya sih dia malahan yang sering garapi temennya dengan mengejek “mesti lagi galau yo??” itu kata-kata yang sering terucap dari mulutnya. Sejenak pun aku berfikir, apa iya dia mengejek temannya hanya untuk menutupi kegalauannya? Bisa jadi bisa enggak, hanya dia yang tau jawabannya *buat fano, mohon dijawab*.
            Tapi untuk season kali ini sepertinya galaunya amat parah, bisa diistilahkan kalo penyakit ini sudah komplikasi segala penyakit. Ya mungkin dimasukan diruangan ICU dan memerlukan segala alat yang mendukung untuk tidak terjadi segala kemungkinan yang tidak diinginkan *malah cerita medis*. Kembali ke cerita fano, ini sebetulnya cerita awalnya aku juga tidak tahu menahu. Aku tahu setelah mendengar cerita dari hegmi kalo fano galau, karena di twitter nya sungguh sangat mengenaskan. Dan ini kejadian sepertinya sudah hampir seminggulah, tapi aku dengar berita kalo dia galau ya baru kamis kemarin.

Apa Yang Jadi Biang Kemacetan??

          Memang kemajuan di dunia sekarang amatlah pesat, kayak kemajuan penyakit korupsi di bangsa kita saat ini. Semua ini karena dampak dari era globalisasi didunia saat ini yang memang segala kemajuan berkembang.

         Akan tetapi saat ini aku tidak membahas tentang kemajuan didunia, melainkan dampak segala kemajuan yang terjadi di kota Yogyakarta. Kenapa aku membahas Yogyakarta *Tanya sendiri sana sama rumput yang berdendang* ini dikarenakan aku tinggal dikota istimewa ini dan kesehariannya juga memang berinteraksi dengan segala kegiatan yang terjadi.
            Dan disini aku bercerita *meskipun sedikit agak curhat* tentang segala keramaian dan kemacetan di Yogya saat ini. Bahkan aku heran, ini Jogja apa Jakarta gitu lo. Sering terjadi kemacetan dimana-mana. Dan akupun sering mengalami ketika berangkat kuliah ataupun pergi kemana gitulah. Mungkin aku yang salah ambil jam kuliah, kenapa? Karena aku masuk kuliah aja jam setengah 8 *dijadwal sih jam 7*, dan ketika berangkat aku harus berbarengan dengan anak-anak sekolah bahkan para guru atau pegawai. Karena saking sama-sama buru-buru, dan lampu merah yang berjalan dengan sangat lama sehingga menyebabkan kemacetan disekitar lampu lalu lintas.

Fenomena Di Perpustakaan

           Sebetulnya ini sebuah pertanyaan yang aku pengen tanyakan pada waktu talkshow kemarin sabtu difakultas. Tapi pertanyaan baru timbul ketika season Tanya jawab selesai (telat mikir sih, ngapain aja kamu), yaitu tentang segala aturan dan kebijakan diperpustakaan pusat dikampus tempat ku menimba ilmu saat ini.
            Memang awalnya aku tidak sengaja melihat tapi aku mikir aja, apa iya aku salah masuk gedung ya?? Ini perpustakaan apa warnet aku mikirnya. Ini terjadi dilantai 2 layanan referensi, kan diruangan tersebut banyak computer opac. Nah mestinya computer tersebut digunakan untuk opac dalam pencarian koleksi atau buku. Tetapi pada saat itu fungsi komputer opac berubah menjadi alat untuk membuka jejaring social (ini perpus woy bukan warnet).

Fenomena Pada Diri Cewek

       Aku tu aneh dengan para cewek, kenapa?? Ya pasti ketika mau diajak jalan ataupun makan ketika ditawari pasti jawabnya “serah atau ngikut” (aku mikir, jangan2 masuk jurang mau ni anak). Kenapa semua-semua harus yang cowok, kalo mengutarakan cinta pun harus yang cowok. Katanya udah jaman emansipasi wanita, tapi semua harus yang cowok ya.
            Misalnya aja, udah dijemput mau pergi gitu. Trus sambil jalan “mau makan dimana ni??”, “serah kamu aja” ato ketika mau maen “maen kemana enaknya??” , “ngikut kamu aja”. Wah lama-lama cewek itu ngikut cowok, ujung-ujungnya cowok deh yang kudu mikir ekstra keras buat mikirin tujuan kemana. . .
            Apa iya ketika cewek gitu ya, pergi sendirian naek motor ato mobil (kalo dia punya mobil) kehabisan bensin dan pergi ke SPBU. Ketika mas ato mbak yang di SPBU bilang “berapa liter mbak??”, “serah mas-nya aja” (kalo petugasnya cowok). Ntar kalo di isi full dan habis 50 ribu (ini ngisi motor) ato habis 200ribu (ini ngisi tangki mobil), ntar Cuma bisa ngomel-ngomel karena habis banyak (ya salah sendiri, kenapa Cuma serah aja).

Perpustakaan SMA NEGERI 1 PRAMBANAN

SEJARAH BERDIRI
            Berdirinya Perpustakaan SMA N 1 PRAMBANAN bersamaan dengan berdirinya Sekolah SMA N 1 PRAMBANAN .
Yaitu pada tanggal 22 November 1985, dan tanggal 22 November bulan depan tepat seperempat abad berdirinya perpustakaan dan sekolah SMA N 1 PRAMBANAN .
KONDISI
            Perpustakaan sudah memiliki ruangan sendiri . Kondisi perpustakaan sudah cukup baik . Buku buku yang disediakan pun sudah cukup memadai untuk  di gunakan siswa dalam belajar . Hanya kenyamanan dalam fasilitas perlu di perhatikan lagi .
SDM
           Pegawai tetap perpustakaan ada 3 orang . Latar belakang pendidikan perpustakaan yang diterima oleh pegawai itu sendiri melalui belajar dari buku ataupun mendapatkan pelatihan dan seminar .
KOLEKSI BUKU
Koleksi Buku di perpustakaan SMA N 1 PRAMBANAN , meliputi buku :
1.               - Buku Paket Untuk Pelajaran
2.                -  Kamus – kamus
3.                -  Buku fiksi
4.               - Buku non Fiksi
5.               - Contoh Proposal – Proposal
Tambahannya berupa Koran dan Majalah.
KO

Kemajuan Teknologi Informasi Sama Dengan Kemajuan Perpustakaan

Tema Makalah : Pemberdayaan Perpustakaan Di Era Globalisasi

          Di jaman modern dan serba canggih saat ini, banyak suatu organisasi atau lembaga memanfaatkannya dengan adanya perkembangan teknologi informasi, seperti halnya perpustakaan. Sekarang perpustakaan sudah banyak dipenuhi teknologi informasi guna mengembangkan perpustakaan tersebut. Dalam rangka pengembangan perpustakaan tersebut, peran teknologi informasi sangat dibutuhkan. Dengan pemanfaatan teknologi informasi, pengguna bisa mendapatkan layanan yang cepat dengan jangkauan layanan yang lebih luas serta mutu yang lebih baik.
Di era globalisasi ini, perpustakaan tentu tidak ingin ketinggalan jaman dan tentu ingin seperti lembaga lain yang sudah mengikuti kemajuan teknologi informasi. Perpustakaan tentu tidak ingin jumlah pengunjungnya menjadi sedikit dan suasana jadi sepi dikarenakan perpustakaan tersebut ketinggalan jaman. Jadi bagaimanapun juga, perpustakaan harus bisa memanfaatkan atau setidaknya mengimbangi dengan kemajuan teknologi informasi di era globalisasi saat ini tidak lain hanya untuk menarik pengunjung. Bisa dilihat, pengunjung akan lebih tertarik mengunjungi dan meminjam koleksi di perpustakaan yang sudah maju dan berkembang dengan adanya teknologi informasi dibandingkan dengan perpustakaan yang biasa saja dan sarana prasarana yang apa adanya.
           

Status Galau, Bukanlah Solusi

         Iseng-iseng dimalam ini yang seharusnya diriku berniat mengerjakan tugas bahasa inggris (padahal sudah dikerjain) malah membuka fac#book. Dan ketika muncul diberanda, gak disangka gak diperkirakan yang muncul kebanyakaan status dari teman-temanku dikuliah mana satu kelas pula. Dan bahkan dia pasang status yang jengka waktunya tidak terlalu lama (laporan ke jejaring apa ya).
            Untuk yang kuliah bareng aku (kalo ada yang ngakuin aku temen kalian), pasti tidak asing dengan dengan status yang sering gombal-gombal (gombal kok Cuma buat status). Aku berpikir orang ini pasti juga lagi galau, soalnya sering pasang status dalam tempo waktu yang berdekatan (biasanya ngejekin kalo ada orang lagi galau, sekarang kamu yang galau). Banyak saat ini orang dengan berbagai cara dilakukan untuk menyelesaikan masalah ataupun kegalauan yang menimpa seseorang. Sebagaian besar memanfaatkan jejaring sosial sebagai media mempublikasikan kegalauannya. Ya seperti pasang status dengan gombal itu, itu Cuma sekedar menyembunyikan kegalauannya. Itu Cuma disebut Gombal Galau Gila, coba aja buka di google gombal apa yang akan keluar. Ya pasti kayak status gombal yang dibuat orang galau itu (galau galau deh).
           

Ada Apa Dengan Orang Indonesia??

       Aneh, mengherankan dan susah lah jelasinnya. Kenapa ya orang-orang Indonesia itu, seakan udah terpengaruh dengan segala keadaan didunia ini. Entah kemewahan ataupun segala hal yang mereka miliki.
            Akhir-akhir ini sering terjadi kekacauan bahkan kejadian yang diluar norma. Ada yang main bunuh orang (pasti psikopat ini orang), memperkosa pacar sendiri (gak bisa minta baik-baik apa ya hahaha #salahgaul) dan main jual anak orang dengan seenaknya (kenapa gak anakmu sendiri aja yang dijual #kalopunyaanak).
             Untuk kasus pembunuhan, ini sangat tidak berperikemanusiaan dan berperiekonomian. Kenapa membunuh orang aja gara-gara cemburu, parahnya lagi ini orang homo (emang gak ada cewek yamg mau sama situ) dan gara-gara masalah harta atau ekonomi begitulah. Gak kasihan apa ya udah dibunuh, dirampas juga hartanya (ya kalo tu orang kaya, kalo Cuma mepet2 aja gimana). Hal seperti ini memang aneh dan benar adanya (bukan skenario).
           

Minggu Pertama Kuliah Semester 4

                 Diwaktu libur semesteran dengan disibukkan input krs yang begitu sulitnya untuk menginput karena susah dan sibuknya jaringan internet. Setelah krs.an berakhir, dimulailah kuliah disemester 4 (siap-siap banyak tugas kie).

          Untuk awal-awalnya sih baik-baik saja, tetapi ending-endingnya banyak juga keanehan dan kekonyolan yang terjadi. Aku pun mikir, ini mau kuliah atau acara stand up comedy??
            Sering terjadi ajang tawa-tawaan dikelas, dan ini malah diawali oleh para dosen. Gak mungkin mahasiswa yang mulai, moso ada dosen lagi ngomong tiba-tiba mahasiswa ngelucu dan mahasiswa yang lain pada tertawa. Yang ada dosen bakal ngambek dan mungkin bisa keluar ruangan.
            Banyak sekali dalam seminggu awal kuliah ini terjadi kekonyolan yang membuat ruangan gaduh (kayak seperti ada kebakaran). Dan bahkan langsung terjadi dihari pertama, dimana hari yang sangat panas dan membuat gerah (ruangan apa oven ini). Ini sekilas percakapan yang terjadi disiang yang panas itu
            “wah, panas juga ya bikin gerah” kata dosenku (tanpa sebut nama)
            “pake AC dong pak” serentak semua mahasiswa menjawab
            “AC?? Jangan mimpi deh mbak2 mas2” jawab dosenku
Serentak semua mahasiswa ngakak dan suasana kelas tetap aja makin panas.
           

Gagal Karena Ketakutan

          Ini tulisan sebagai lanjutan dari cerita sebelumnya. Kenapa ini cerita selanjutnya?? Dan kenapa judulnya seperti itu?? Ya sebentar lagi akan aku ceritain pada tulisan kali ini, sabar napa!!.

          Karena cerita sebelumnya adalah sebuah musibah pada diriku, dan kali ini adalah dampak dari musibah tersebut. Apa dampaknya?? Pernah waktu sebelum terjadi musibah tersebut, aku pernah ditanyain oleh bapak.
            “besuk kalo kerja, mau jadi apa mas??”tanya bapakku dengan akrabnya
            “jadi dokter dong pak, bayarannya gede”jawabku dengan gaya cool dan mata duitan
Akan tetapi semua itu menjadi sirna secara perlahan (galau), gara-gara tangan ku tidak kunjung sembuh dan dengan terpaksa aku harus merasakan operasi diumur yang masih anak-anak. Dan ketika akan mulai operasi pun, seperti biasa orang yang mau operasi harus dibius dulu. ketika aku akan mulai dibius, aku disuruh tiduran dan apa yang terjadi?? Ada 5 orang dihadapanku, 4 orang memegangi diriku dan yang 1 nya bertugas menyuntik bius. Aku pun seketika meronta-ronta dan menjerit-jerit (kayak orang mau diperkosa sama homo), tapi mereka tidak peduli dan terus melanjutkan niat membuat aku pingsan #(dalam hati bicara)besuk kalo gue besar, tak cari kalian semua!!.
           

Masa Kecilku Yang (Sedikit) Kelam

Mungkin dengan aku bercerita begini, aku sedikit bercurhat dan kali ini cerita tentang masa kecilku yang sedikit membuat dampak sampai sekarang (bahkan kelihatannya banyak). Kenapa aku memberi judul seperti diatas, ya karena ketika aku masih SD kelas 3 (kalo gak salah, agak lupa aku) aku pernah jatuh dari pohon mangga didepan rumah.
           Entah memang ada sebabnya atau mungkin sudah takdirnya begitu (nasib-nasib). Karena aku jatuhnya ketika hari sudah mau Maghrib, dimana waktu-waktu seperti itu rawan untuk berkegiatan (kecuali sholat lo). Dan parahnya ketika jatuh, tangan kiriku yang tak buat menyangga tubuhku. Bisa ditebak, tangan ku langsung retak (dasar bocah kakean polah).
            Seketika setelah Maghrib selesai, aku langsung dibawa ke tukang pijat (bukan pijat plus2!!) dan ada 4orang yang mengantar aku pada waktu itu yaitu Bapak, Ibu dan Paman ku serta sopir mobil. Untuk daerah tepatnya didaerah siti inggil (artinya lemah nduwur atau Gunung Kidul). Setelah mendaki lumayan tinggi di Gunung Kidul Sambil menahan rasa sakit ditangan kidalku yang dibalut dan sambil bersandar dibangku, ibuku berbicara kepada ku.

Apa Itu Valentine??

Kenapa di tanggal 14 Februari itu bisa disebut dengan hari Kasih Sayang?? Aku awalnya bingung karena tepat tanggal itu aku sudah masuk kuliah, padahal ditanggalan tidak tanggal merah ataupun hari libur nasional. Dan kenapa juga bisa disebut dengan hari Kasih Sayang, kenapa?? Darimana asalnya?? (mukul tembok dengan gaya slowmotion).
            Tapi itu tidak aku permasalahin (mikir kuliah aja udah susah, apalagi mikir hal kayak gitu), karena bisa dipikir aja kalo kebanyakan anak-anak remaja tepat ditanggal itu pada memberikan coklat kepada pasangannya (kecuali yang jomblo) #yang jomblo mesra2an sama guling. Padahal dengan kita memberikan coklat kepada pasangan kita, itu sama saja menginginkan pasangan buat nambah berat badan 3 sampai 5 kg.
           Tidak hanya itu, kalo yang punya pasangan memiliki penyakit sakit hati eh bukan sakit gigi maksudnya. Kan bisa tambah parah tu gigi, yang berlubang giginya tambah dalam lubangnya (bisa-bisa jadi sumur tu gigi saking dalamnya).
           

Kegagalan (Untuk) Membuat Sebuah Sensasi

          Aku awalnya bingung dengan hal yang satu ini, bahkan terheran-heran dan tidak percaya (tapi udah bisa nebak kalo ini pasti salah buat sensasi). Kenapa tidak, coba saja mendapat sebuah pesan singkat yang isinya katane mau menikah di tanggal 29 Februari 2012 (kalo benar hebat ini anak, trus gimana dengan visinya yang ditembok kamar kostnya??). Dan tidak asing lagi, pelaku pesang singkat yang isinya agak nyleneh itu adalah Haris Widodo (tidak pernah lepas dari kejadian kekacauan).
Isi pesan singkatnya bisa aku jelasin secara singkat saja (sebenarnya isi semuanya), begini isi sms dari Haris :
            Assalammualaikum
            Sory ganggu, arep aweh reti kok, iki aku tgl 29 Februari sisuk (tahun 2012-red) arep nikah. Jaluk doane y.
            Haris
Kurang lebihnya begitu isi sms dari sosok Haris ini, dan aku pun mikir dari sms itu apakah ini serius ato ini anak hanya mau buat sensasi kayak yang pernah dilakukan oleh orang yang tidak asing juga yaitu Bayu Andi setahun yang lalu.
           

UUG (Ujung-Ujungnya Galau) GARA-GARA SIA

            Mungkin alamat web ini yang paling banyak dicari atau dikunjungi mahasiswa universitas ketika mau ujian untuk melihat jadwal ujian ataupun presensi mahasiswa, bahkan ketika selesai ujian untuk melihat nilai ataupun input mata kuliah untuk semester berikutnya.
            Nah mungkin disini letak permasalahannya (belum apa-apa udah ada masalah), ketika akan melihat nilai setelah ujian seringkali web ini eror dan sulit untuk di buka apa lagi ketika akan input kartu rencana study. Karena terlalu banyak dan pada rebutan akses (gak antri ini pasti), sehingga penuh dan jaringan menjadi sibuk.
            Inilah yang terjadi diesuk pagi tadi, ketika anak-anak BAKPIA akan input KRS mungkin juga mahasiswa lainnya juga (kalo udah pada bangun). Dan bisa ditebak, kekacauan terjadi diesuk pagi ini tadi. Hal yang ditakutkan pun terjadi juga, akses yang eror dan sibuk dikarenakan akses yang penuh dan dikunjungi oleh banyak mahasiswa. Dan bahkan saking paginya udah mengakses, ada anggota BAKPIA mengejek “teman2 kok online semua pada mau ngapain??” gitu dia bilang (gila, enteng banget ni anak ngomongnya) dan yang terjadi selanjutnya apa??dia endingnya tidak bisa mengakses akunnya untuk KRS.an, dan bisa ditebak dia lalu ngomel-ngomel gitu lah (kayak mak tiri aja ngomel-ngomel pagi-pagi).
           

Piknik BakpiA Penutup Semester 3


Baru saja tadi malam piknik Bakpia disemester 3 ini selesai, sungguh perjalanan yang cukup lama dan tanpa halangan sedikitpun. Dan mungkin juga disemester depan (semester 4-red) Bakpia akan melaksanakan piknik lagi, dan tentu untuk masalah tempat akan dirundingkan lagi diwaktu yang akan datang.
            Semua ini dilakukan tentu dengan tujuan agar kebersamaan kelas tetap terjaga, ya karena sewaktu kuliah dalam memilih kelas disama semuanya meskipun masih ada yang satu kelas akan tetapi ada juga dari kelas lain.
            Maka dari itu, dengan diadakannya piknik ini bertujuan untuk menjaga kebersamaan dan kekompakkan. Ya meskipun yang ikut tidaklah semuanya, akan tetapi tentu mereka yang tidak ikut memiliki alasan atau hal yang tidak bisa ditinggalkan.
            Untuk piknik kali ini, tujuan wisata Bakpia menuju di Baturraden dan Pantai Ayah. Untuk tempat yang kedua, sebetulnya diawal di Jatijajar akan tetapi mempertimbangkan waktu dan lokasi akhirnya dipilih pantai Ayah.
            Untuk masalah waktu pun, Bakpia harus ngumpul jam setengah 5 (petani aja belum siap-siap) karena pertimbangan jarak yang jauh dan waktu. Meskipun awalnya diusahakan untuk berangkat jam 5 tepat, akhirnya molor 30 menit. Dan untungnya sampai di Baturraden tidak terlalu siang, sekitar jam 10.30 sudah mencapai lokasi. Untungnya lagi, selama perjalanan tidak ada yang mabuk padahal sebelumnya ada yang takut mabuk. Ada juga yang parah dan hal ini menimpa aku, apa aku tidur baru 15 menit sandalku yang sebelah kiri hilang coba. Entah niat ini orang apa kalau suka kenapa tidak semuanya, kayak dimasjid aja nuker atau ngambil sandal.
            Setelah sampai dilokasi wisata dan sudah masuk, dan memang yang sudah dipikirkan akan terjadi semua anak berbaris menyesuaikan posisi untuk narsis didepan kamera. Setiap berpindah tempat pun tidak pernah lepas dari narsis. Dan ditempat ini sering terjadi kekonyolan, kayak anak ke orang tua ketika si anak minta dibeliin makanan/mainan atau minta sesuatu. Misal contohnya aja, anak : “papa, naik kereta papa naik kereta”, papa : “papa belum gajian nak, besuk kalo udah gajian”. Ada juga, anak : “papa, beli sate papa beli sate”, papa : “hayo, papa jewer entar telinganya kalo nakal”. Masih banyak lagi ekpresinya dan tidak hanya ada yang jadi papa tapi yang jadi emak pun ada juga. Kalau yang papa belum gajian tadi si Toni, Kalo yang mau jewer itu si Andi dan kalo si emaknya itu Hegmi kan pantes kayak emak-emak (hahahaha).
            Setelah beberapa lama di Baturraden dan abis sholat dzuhur, akhirnya BakpiA meneruskan perjalanan menuju ke toko oleh-oleh dahulu sebelum ke pantai Ayah. Dan yang punya banyak duit pun langsung ambil ini itu tapi kalo yang lagi tipis, mikir-mikir dulu mau ambil yang mana. Dan disini aku dan Triyanto bikin heboh, kenapa tidak kami belanja satu keranjang (dikira KW malahan). Jadi belanjaan oleh-oleh kami jadi satu keranjang, tetapi bayar sendiri-sendiri.
            Dompet menipis, beli oleh-oleh usai. Akhirnya bus berangkat menuju pantai Ayah, meski diperjalanan terus menerus diguyur hujan tetapi itu tidak menyurutkan semangat perjalanan. Sesampainya dipantai Ayah, kami memutuskan untuk sholat Ashar dulu sebelum memulai permainan, permainan ini ide dari Nana (kayaknya). Setelah itu permainan akhirnya dimulai, dan permainan ini cukup sederhana tetapi sulit dilakukan (mendingan ngerjain ujian daripada jawab ini permainan kayaknya). Dan untuk nama permainannya menuliskan nama panggilan lalu diberikan ke orang yang lain tetapi tanpa sang pemilik tahu siapa yang bawa kertas yang ada namanya, lalu orang yang membawa nama sang pemilik diharuskan menuliskan nama julukan dan kelebihan orang tersebut.
            Nah disini, aku sudah was-was dengan kelebihan dan julukan dari orang yang bawa kertas ada namaku. Untuk julukannya ada 2 versi, yang pertama item manis (tiba-tiba semut menggerogoti tubuhku yang kering kerontang) dan yang kedua??agh gak perlu aku sebutin, gak enak yang kedua. Untuk kelebihan lumayan keren abis, entah ini yang menuliskan jujur atau Cuma asal doank. Katanya aku humoris (tiba-tiba aku langsung daftar standup comedy) dan yang lain tak usah aku sebutin, ntar dikira aku gimana-gimana (yang gak suka dengan tulisanku kali ini). Dan untuk yang lain, biarlah mereka sendiri yang menyadari (banyak banget kalo aku tulis semua).
            Permainan pun usai, lalu kami memutuskan untuk narsis-narsis lagi. Didepan pantai, didepan bus dan ada pula yang menulis-nulis dipantai (itu jijik). Akhirnya azdan maghrib berkumandang, kami memutuskan sholat dulu lalu baru meneruskan perjalanan. Diperjalanan pun aku, andi, toni, fazul dan pakdhe juna hanya tidur (karena kami duduk dibelakang semua) dan yang paling gak mengenakkan lama-lama duduk membuat pan*at panas (gila dibawah kursi ada kompor kali). Akan tetapi sebelum aku, andi dan toni tidur, kami sempet gojek-gojek dengan ngomong kayak anak alay gitulah dan bahkan nyanyi-nyanyi sama 7icons IPI A.
            Dan pada akhirnya Bakpia sampai dijogja pukul 11 lebih sedikit, semua orang terlihat capek dan letih. Akan tetapi itu semua terbalaskan dengan perjalanan selama piknik kemaren. Dan semoga hal ini tetap berlangsung dan awet. Amin....

HIDUP IPI A