Malam Tahun Baru 2014 Dengan Status Jones



          Tiada hari tanpa tulisan di blog ku, itu yang ku coba untuk mengisi kekosongan waktu ku supaya tidak hampa dan tidak melulu online melulu masa tiap online tapi jarang ngisi di blog. Dalam setahun ini lama juga aku mogok nulis di blog karena sibuk di akademik yang membuat blog ku mulai usang dan kotor karena tidak terurus.
          Oke sudah akan memasuki tahun baru di tahun 2014, dan dipergantian tahun biasanya eh bukan biasanya sih tapi sudah adatnya aka nada perayaan besar-besaran dengan kembang api. Tapi dipergantian tahun kali ini dengan status ku sebagai jones jadi (mungkin) perayaan pergantian tahun akan aku habiskan dirumah sekaligus berdoa supaya hujan deras sederas-derasnya hahaha…
          Ya sedikit curhat aja bahwa ditahun 2013 secara resmi aku menyandang status jones. Jadi kadang orang itu aneh, saat pacaran malah pengen jomblo dan saat udah jomblo malah pengen pacaran, itulah orang muda saat ini. Ya semua itu ada kelebihan dan kekurangan masing-masing, kalian analisis sendiri saja lah apa kekurangan dan kelebihannya.  Ya aku jelasin dulu arti “jones” itu sebenarnya kata lain dari jomblo, ya itu bahasa gaulnya untuk masa kini.

          Sekarang masuk ke inti judulnya saja, kelamaan curhat bisa nyesek ntar aku! Untuk hari ini tanggal 31 Desember 2013 pasti sedang ada perang doa antara seorang jones dan pacaran. Untuk jones pasti berdoa supaya nanti malam itu hujan deras, sedang untuk yang pacaran berdoa supaya cuaca cerah secerah-cerahnya dan tentunya perang doa ini juga berlaku untuk malem minggu. Tapi sebetulnya malam pergantian tahun kan bisa dirayain di rumah, kalau orang pacaran itu pinter pas malem minggu atau perayaan tahun baru gini yo datang ke rumah pacarnya emang malam minggu dan perayaan tahun baru itu harus dilakukan keluar? Kalian itu Cuma bikin macet jalanan saja, semua orang pacaran keluar bareng-bareng di malam minggu, emang tidak bisa pas malam minggu itu dijadwal gitu ya semisal di buat shift-shift.an gitu. Kalian yang pacaran juga gak mau kan berebut jalan sama lokasi buat pacaran? Ya makanya buat tuh jadwal, aku sih Cuma saran aja supaya lancar tuh malam minggu.

ALLAH TIDAK MENGIJINKAN AKU KENA DIABETES

Ketemu lagi deh di tulisan blog ku kali ini, ya baru lanjut nulis setelah kemarin ngelarin ujian PPL dulu biar segala urusan beres dulu. Tapi sebetulnya ini juga belum beres sih karena harus ngeprint laporan dan nglengkapin lampirannya sebelum ditandatangani dan dijilid kayak skripsi gitu lah.
Oke masuk ke tema kali ini, mungkin bagi yang Cuma baca judulnya sekilas kemungkinan yang baca tulisan ku ini berpikiran kalau aku sedang kena penyakit atau apalah yang berhubungan dengan sakit yang ada pada judul tulisan itu. Tapi sebenarnya tidak sih, itu ibaratnya hanya sebuah istilah saja untuk mengungkapkan kejadian yang pernah aku alami saja ya terutama yang (sempat) berbau manis-manis gitulah.
Ya judul Allah tidak mengijinkan aku kena diabetes, berarti aku tidak diijinkan untuk berhubungan dengan yang manis-manis. Sebetulnya manis-manis disini bukan tentang gula atau makanan tapi tentang seseorang yang sempat membuat aku berpikir ini mungkin yang aku cari. Karena setelah dulu sempat deket-deket dengan cewek yang notabene luar Jogja kali ini orang tersebut orang Jogja *sesuai dengan amanat babe* dan selain itu aku sebetulnya suka dengan cewek yang kalau sedang kuliah atau kegiatan apa yang harus berhubungan dengan memakai sepatu dan cewek tersebut juga memakai kaos kaki. Entah kenapa suka dengan cewek yang selalu makai kaos kaki, mungkin terlihat lebih rapi dan pastinya kaki tentu gak belang. Tapi sebetulnya cewek yang ini dulu tidak pernah memakai kaos kaki dan entah pas nyoba deketin malah pas dia lagi “naik daun” makai kaos kaki *alasan yang tepat untuk dideketin*. Dan aku pun juga sempat berpikir, apakah ini yang akan membuat kopi ku tidak pahit lagi? Tanpa aku ngasihin gula di kopi ku, kopi akan jadi terasa manis?

Pengalaman Dalam Pencarian Jati Diri

hei hei hei, akhirnya muncul lagi setelah lama tidak mengisi absen di blog. ya maklum terlalu sibuk di PPL sama ngurus tuh laporan yang serba membingungkan yang jelas harus bolak balik kampus buat bimbingan yang endingnya juga harus di revisi. ya itulah namanya mahasiswa tingkat akhir kayak gini.
oke saatnya masuk ke cerita saja yak, gak akan ada habisnya kalau menceritakan tentang pembuatan laporan tadi. mungkin untuk tulisan kali ini temanya tentang pengalaman aja deh dalam pencarian jati diri dan fokusnya dalam pencarian gebetan atau istilah Perancis-nya bribikan. setelah resmi menyandang status jomblo sejak sebelum puasa kemarin itu, yang aku lakuin ya fokus di kuliah yang pas saat puasa itu sedang ada KKN dan "beruntungnya" aku mendapat lokasi KKN di Gunung Kidul yang tepatnya di dekat pantai. dan anehnya seharusnya pinggir pantai itu paling enggak mudah air lah, tapi yang terjadi malah susah air di sana tuh.
oke kembali ke fokus tulisan, tepatnya saat KKN ternyata itu awal buat mencari seorang bribikan. dan fakta dilapangan, harusnya seseorang itu untuk pacaran itu setelah kelar KKN karena jika udah punya pacar lalu melaksanakan KKN itu bisa mengalami cinlok ya cinlok karena KKN itu bisa diibaratkan terisolir dari dunia yang selama ini kita jalani. tapi tidak semua seperti, hanya segelintir saja yang sampelnya sendiri malah teman ku hahaha *jangan sebut merk*
awal KKN sih biasa aja, fokusnya cuma mikirin proker apa yang akan dijalani. tapi seiring berjalan dan jiwa jomblo ku yang menggebu-gebu untuk beraksi, ada 3 cewek yang istilahnya akan dijadikan sasaran. tetapi semua dijalani tidak langsung 3 sekaligus *kok kayak maruk banget aku ki*, tapi satu per satu dijajaki. yang pertama tertarik dengan yang satu posko temen ku tadi yang ternyata temen ku itu malah cinlok sama ini cewek, ya udah gak aku lanjutin to demi teman apa lagi saat itu katane si cewek juga sudah ada "satpam"nya haha.
lanjut ke cewek yang kedua, ya jomblo sih lalu awal kenal dia temannya temen seposko KKN ku dan jarak yang udah aku perhitungkan yaitu jarak asal daerah dan jarak umur. cewek kedua ini asalnya daerah Jawa Tengah ujung utara, jadi udah kebayangkan jauhnya meski gak sejauh Jakarta tapi dengan saran babe ku yang menginginkan anaknya untuk mencari yang sedaerah saja, ya itulah babe ku meskipun emak ku tuh asalnya dari Medan hlo. lalu masalah di jarak umur tadi, si cewek ini lebih tua dari aku *nah loh, jadi berondong ntar* jadi setelah dipikir-pikir akhirnya gak tak lanjutin saja, toh juga ada masalah lain juga diluar jarak tadi.
next ke cewek yang ketiga ini, kalau ini disaranin temen ku yang "cinlok" tadi hlo. yang katanya orangnya "wah" tapi aku juga gak tau kayak gitu apa enggaknya. tapi tetap aku sebelum jauh, yang tak tanyain tu masih jomblo apa udah ada "satpam" belum. tapi ternyata yang ketiga ini udah ada "satpam"nya jadi yan gak diterusin lah *cari masalah aja kalau diterusin*
ya itu pengalaman pencarian jati diri saat KKN haha, lanjut setelah KKN?? santai santai, sabar perlu ambil napas dulu ini...

KECAP MANIS

        Kecap manis?? Apa tulisan kali ini menceritakan sebuah bumbu untuk sebuah masakan atau makanan?? Bukan, bukan itu yang akan aku ceritakan kali ini ditulisan ku kali ini. Sebenarnya aneh juga kenapa juga judulnya diberi kecap manis, mungkin orang mengira ini promosi sebuah produk kecap manis yang akan dipromosikan kepada ibu-ibu rumah tangga.
            Tapi sebelum aku melanjutkan cerita ku, cerita sedikit-dikit dulu aja yak. Udah lama fakum buat ngelanjutin tulisanku ini, udah lama banget sejak sebelum puasa kali yak. Ya maklumlah banyak kejadian yang bikin down dan membuat kehilangan inspirasi buat nulis cerita lagi (labil banget!!). Dan akhirnya setelah PPL ini mulai muncul ide-ide tulisan itu, ya tapi belum sempet dan masih males aja karena banyak godaan disana-sini.
            Oke lanjut ke inti dari judul tadi, KECAP MANIS!! Gak tau juga ide kecap manis ini dari mana asalnya, aku Cuma terinspirasi dari kata temenku yang sengaja aku Tanya tapi dengan gojekan. Ya seperti inilah kira-kira percakapannya:

AKU TIDAK TAHU APA YANG SEBENARNYA TERJADI


          Kehidupan didunia ini penuh dengan kejadian-kejadian yang tidak pernah kita perkirakan, entah sengaja maupun tidak kita sengaja. Terlebih lagi dikehidupan pada para kawula muda saat ini yang tentu masih singgah sisa-sisa kelabilan dan kealay.an mereka sampai saat ini.
          Dan banyak kejadian itu terjadi didunia kealay.an yang biasa disebut dengan dunia maya, entah dunia apa itu sebenarnya. Tapi memang begitulah keadaannya saat ini, kejadian labil dan alay masih sering terjadi didunia itu. Kejadiannya itu biasa kita sebut dengan status, itu bukan status lajang, berpacaran atau menikah tapi sudah beda lagi. Istilahnya status itu sebuah diary singkat yang kita tampilkan diakun kita misal facebook atau twitter.
          Banyak sekali status yang sudah orang pasang diakun mereka masing-masing, bahkan sering juga aku melihat status temenku itu dibajak dan tidak main-main statusnya yang menunjukan kalo dia adalah homo. Ya lumayan sadislah kalo untuk menjahili, tapi bisa juga kalo buat sarana bahan tertawa hahaha.
          Tapi sekarang ini yang sedang menjamur itu ketika ada orang mau makan apalah itu, dibuat status dengan menampilkan foto makanan tersebut. Judulnya bisa macam-macam ada yang menu sarapan pagi ini, siang hari ditemenin yang special, malam hari minum susu aja dan lain-lainnya lah. Jadi kesimpulannya orang mau makan itu, makanan udah tersaji lalu difoto dulu trus diupload baru dimakan deh tapi mungkin ada yang nunggu dilike dulu oleh 100 orang boleh lebih boleh kurang baru dimakan (bukan tidak mungkin itu).