Kejahilan Tiada Henti

Suatu pertemanan tanpa kejahilan dan keusilan bisa diibaratkan makan soto tapi tidak ada kuahnya. Jadi pertemanan kalau tanpa kejahilan sepertinya akan garing dan tidak ada suatu keseruan dan ketegangan. Itulah yang kami alami dan kami lakukan ketika kumpul dikampus, dan kami menyebutkan nama kami dengan sebutan SETAN IPI A. Ya karena kami segerombolan anak jurusan Ilmu Perpustakaan di UIN SUKA Yogya, dan tepatnya kami ditempatkan dikelas A. Kami terdiri dari 6 orang, sebut saja Alit(aku), Enggar, Fano, Bayu, Thimbul, Dan Toni. Walaupun dari sisi gelapnya tampang kami tampak lugu dan alim, tapi disisi lain tersimpan jiwa kejahilan dan keusilan.
Dan jiwa kami kami itu bisa tersalurkan meski yang kena jahilan bisa teman satu gerombolan Setan IPI A, tapi bisa juga yang kena Cuma sekedar teman sekelas. Awalnya yang paling banyak kami jahili adalah sebut saja Haris, dia teman satu kelas juga meski disemester 3 ini jarang yang satu dengan dirinya maka dari itu dari situlah kejahilan kami bermula. Biasanya gerombolan Setan IPI A sudah selesai jam kuliahnya, akan tetapi Haris baru mulai jam kuliahnya maka dari kami tidak sungkan-sungkan untuk menjahili motor kesayangannya dengan melumuri motornya dengan sampah-sampah yang berserakan ditempat parkir (sekaligus menjaga kebersihan parkiran). Setelah selesai motornya Haris kamu foto sekaligus diupload dijejaring sosial, ya meski setelah itu kami sering kena amukannya Haris. akan tetapi pernah juga pas ngerjain motornya Haris, akhirnya kami ber-6 ketahuan dan dia ngomel-ngomel sepuasnya. tapi ditengah-tengah ketegangan itu, Andi seolah membuat lelucon seperti diacara televisi yaitu kena dech. Andi memberitahu kepada Haris kalau disekelilingnya ada kamera (yang tentunya tidak ada kamera sebenarnya), tapi setidaknya itu bisa mencairkan suasana yang sebelumnya Haris marah-marah bisa jadi tertawa.
Selain orang diluar gerombolan, teman satu gerombolan pun sering kena jahilan Setan ini. Pernah motor dari Fano dan Toni kena jahilan, tetapi ini kejadian tidak dikampus melainkan diparkiran kostnya Fano. Selain itu keusilan juga terjadi dikost ketika kami ber-6 akan sholat dzuhur, ternyata secara diam-diam Fano dan Thimbul sudah sholat duluan. Mereka pura-pura belum sholat dan ikut shoalt, endingnya mereka mengusili kami ber-4 sampai kami harus mengulangi sholat 3 kali. Sungguh keterlaluan!!
Tapi tidak sampai situ, Fano dan Thimbul kompak buat ngusili orang. Akan tetapi mereka juga harus kompak kalau dikerjain. Suatu sore ketika akan ikut kuliah Stati*tik yang kelas sore, Fano dan Thimbul pergi makan dulu. Aku,Enggar dan Toni serta Haris yang ada dikost mengusili Fano dan Thimbul dengan memasuki tas mereka dengan botol-botol air mineral yang kosong serta ada sajadah, sampo, pasta dan sikat gigi. Kami membagi barang-barang itu untuk dimasukan kedalam tas mereka. Lalu aku, Enggar dan Toni merekayasa dengan berangkat kuliah buru-buru sehingga mereka tidak sempat melihat isi tasnya masing-masing. Ternyata semua itu berhasil, Fano dan Thimbul masuk kelas dengan isi tasnya berisi botol air minera, sajadah, sampo, pasta dan sikat gigi. Aku dan Toni menahan tertawa, setelah kelas selesai kami(yang usil tadi) menyindir fano dan Thimbul “nyambi jadi pemulung ya mas??”. Puas rasanya membalas mereka yang juga kompak mengusili.
Dan yang lain lagi, keusilan Setan IPI A yang paling dibenci teman-teman yang lain adalah membaca inbox hp orang. Namanya juga barang privasi, tentu marah dong kalau isi inboxnya dibaca orang. Nah itulah yang sering Setan IPI A lakukan, habisnya kami penasaran dengan isi inbox orang dan isinya itu apa saja sehingga membuat kami ingin mengetahuinya. Tentu itu kami lakukan secara diam-diam, meski endingnya ketahuan dan tentu kami kena makian dari sang pemilik. Dan bahkan sampai akhirnya yang punya hp pun was-was, terutama yang inboxnya berisi sms dari sang pacar atau ttm. Dan teman-teman lainnya menjuluki kami juga dengan nama lain yaitu “PENJAHAT INBOX”.
Ya mungkin itulah sepenggal kisah kejahilan para SETAN IPI A yang baru terungkap, mungkin kami juga akan mencari inspirasi kejahilan yang lain. Tentunya yang lebih lucu, memukau dan bombastis. 
Hidup SETAN-SETAN IPI A

0 Response to "Kejahilan Tiada Henti"

Posting Komentar