Permainan Otak dan Perasaan "Galau"

masa remaja tidak bisa lepas dari istilah galau, apalagi yang masih ada bau-baunya dalam tahap pacaran. pasti akan merasakan yang namanya galau, akan tetapi belum tentu yang jomblo bisa lolos dari permainan galau ini. dia bisa saja galau gara-gara pdkt ma seseorang akan tetapi sulit untuk mendapatkan cinta dan hatinya atau juga bisa karena sudah bosan dengan menghadapi kesendiriannya.
sebetulnya galau itukan awalnya hanya persamaan dari rasa khawatir seseorang, tapi sekarang ini galau diistilahkan seperti sahit hati atau kesusahan dalam permainan perpacaran.
semua bisa dilihat dari status orang-orang di jejaring sosial. misal saja teman-temanku yang sering pasang status di facebo*k atau twit*er yang isinya tentu tentang galau-galau gitulah atau gombalan-gombalan yang maksudnya apa aku juga tidak begitu mengetahuinya.
sering aku mendapati teman-temanku bercerita sedang galau, ada yang diajak break sama pacarnya, ada yang cintanya bertepuk sebelah tangan, ada yang lagi menanti sebuah jawaban, ada yang sudah punya pacar akan tetapi dicintai oleh orang lain, ada yang jadi korban playboy, ada yang putus sama pacarnya, bahkan ada yang sampai sujud ketika diputus pacarnya, ada yang dijelek-jelekkan sama mantannya, dan masih banyak lagi. itulah macam-macam cerita yang sering aku dengerin dari temen-temenku, tapi itulah yang namanya hidup dalam sistem perpacaran saat ini ada yang makan garam ada pula yang makan gula. ya semua tergantung gimana orang itu menjalani hubungannya.
dan ketika membaca status mereka di jejaring sosial pun sangat memprihatinkan, entah itu menulisnya dapat dari hati atau cuma mendapat dari selembar kertas yang mereka pungut dari tong sampah.
ada yang pasang status intinya "tenggelam dihati orang", masa' orang bisa tenggalam dihati orang dari mana asalnya juga. ada juga status "mending single daripada pacaran tapi galau", bahkan ada yang pasang status "buat apa percintaaan kalo akhirnya hanya perpisahan". dibaca dari status itu semua kelihatannya orang-orang ini sedang dilanda putus asa dan frustasi, buat apa juga hidup hanya dibuat susah. hidup itu cuma sekali jadi jangan sia-siakan lah hidup kalian didunia ini.
buatlah hidup kita itu enak dan enjoy untuk dijalani selama kita masih mampu untuk menjalaninya. ya bolehlah kita galau, tapi jangan berlarut-larut dalam kegalauan nanti yang akan susah bukan diri kita akan tetapi orang disekeliling kita. masa' kita sendiri yang galau, orang lain yang kena semprotnya. kalau galau ya galau sendiri saja jangan ngajak orang lain buat galau.
jadi dari semua ini bisa kita ambil sebuah pesan moril, Jalanilah Kalau Itu Bisa Membuatmu Nyaman Dan Bahagia TETAPI Tinggalkanlah Kalau Itu Hanya Membuatmu Tersiksa Dan Terluka.

HIDUP REMAJA INDONESIA

0 Response to "Permainan Otak dan Perasaan "Galau""

Posting Komentar