Filosofi Kopi, Berangkatlah Lebih Awal Untuk Duduk Sesuai Keinginan

          Hae gaes ketemu lagi nih di blog ku yang sudah mulai aku gentayangin lagi, kalian lagi ngapain gaes? Pasti nyambi baca blog ku kali ini kan. Oke kita mulai lagi blog untuk tulisan kali ini.
          Tema kali ini aku mau isi dengan kopi yang pernah aku cicipi tapi tidak semata kopinya sih akan tetapi tempat ngopinya. Mungkin untuk beberapa tulisan kedepan temanya masih aku bahas soal kopi ya gaes karena aku lagi hobi-hobinya minum kopi ya termasuk nyobain tempat ngopi dari satu café ke café yang lainnya.
          Untuk kali ini aku mau bahas tempat ngopi yang mungkin hits karena ada filmnya, kalian pasti tau lah. Ya Filosofi Kopi, aku tau tempat ini juga belum lama sih gaes pas film Filosofi Kopi 2 mau tayang aja baru mampir ke kedainya. Mungkin yang baru pertama sih untuk nyari tempat ini agak susah karena lokasinya masuk ke pedesaan jadi tidak dipinggir jalan utama. Filosofi Kopi ada di jalan Palagan Tentara Pelajar atau cari di googlemaps nanti pasti ketemu.
          Tetapi konsep kedai di Filosofi Kopi Jogja ini beda dengan konsep kedai yang ada di film Filosofi Kopi 1 karena konsep kedai di Jogja mengacu pada konsep pedesaan. Mungkin yang sudah nonton film Filosofi Kopi 2 sekilas akan melihat bagaimana kedainya yang di Jogja, jadi sangat jauh dengan konsep tempat ngopi macam café-café di sekitar daerah kota.
          Untuk yang pengen nyobain Filosofi Kopi, sebisa mungkin berangkat agak awal terutama di weekend karena berangkat malam dikit aja agak susah untuk mencari tempat duduk. Pengalaman waktu aku kesana sampai bingung mau duduk dimana karena saking ramenya dan mungkin ada tempat yang harusnya bisa untuk berempat tapi hanya diduduki bertiga bahkan ada yang Cuma berdua.

          Endingnya aku mendapat tempat duduk didalam semacam ruang tamu kalau di rumah, padahal syahdu kalau diluar ditambah cuaca cerah. Nah konsep disana itu kursi-kursi ditaruh dihalaman dan bisa juga lesehan didekat baristanya meracik kopi jadi bisa sekalian melihat bagaimana barista meracik kopi. Sebenarnya pengen duduk disitu tapi karena sudah penuh, masa iya mau tak suruh pulang satu per satu yang lagi pada ngopi.


          Seperti biasa sih aku kalau lagi ngopi pasti pesennya Caffe Latte, gak tau kenapa jadi sering pesen itu mungkin karena rasanya yang tidak terlalu pahit (ya maklumlah sudah sering merasakan yang pahit-pahit) plis kalian jangan mincing-mancing ya nanti jadi ajang curhat malahan.


          Tapi untuk yang biasanya ngopi dijadikan ajang untuk ngobrol sambil begadang mungkin Filosofi Kopi Jogja tidak rekomendasi karena tidak 24 jam. Jam bukanya saja sore jam 4 dan hanya sampai jam 11 malam. Tetapi yang hanya sekedar menghabiskan weekend, tempat ini cocok juga tapi ingat kalau pacaran jangan cari-cari tempat yang gelap-gelapan karena di Filosofi Kopi area duduknya bebas dihalaman dan ada lokasi yang mojok serta gelap juga.
          Untuk kalian yang mau coba-coba, boleh juga kesini. Kalian akan merasakan ngopi dengan nuansa pedesaan, ya itu tadi kalian berangkatlah agak awal untuk mendapat tempat duduk yang pas dan enak.
          Udah dulu ya postingan blog ku kali ini, kalau panjang-panjang lagi kayak kemarin ntar yang ada kalian keburu ngantuk baca postinganku. Yang penting kalian sudah melihatkan foto ketika aku ngopi di Filosofi Kopi Jogja.

          Okee makasih gaes sudah berkunjung di blog ku.

0 Response to "Filosofi Kopi, Berangkatlah Lebih Awal Untuk Duduk Sesuai Keinginan"

Posting Komentar