Masa SD Itu…

           Banyak yang bilang masa SD itu adalah dimana masa untuk bisa bersenang-senang dan melakukan hal yang diluar kebiasaan (nyuri jambu tetangga, main bola sampe mecahin kaca jendela dan masih banyak lagi). Semua hal itu muncul begitu saja, mungkin karena ajakan teman yang lain atau saling berkompromi untuk melakukan hal apa.
          Dan di masa SD ku itu, wah sungguh penuh dengan kejutan. Kalau aku ceritakan mungkin dalam 3hari 3malam tidak akan kelar, bukan karena saking banyaknya cerita tapi saking sulitnya diriku untuk mengingat masa di 8-10 tahun yang lalu. Dan aku disini akan bercerita yang aku ingat saja, mungkin dalam cerita saat ini akan kelihatan aneh dan misterius.
          Di masa SD dulu, kan anak-anak berusia 10-12 tahun itu biasa ngeyel dan lagi demen-demennya naik sepeda. Nah aku ingat dulu punya sepeda yang sekarang entah dimana keberadaannya ya semoga dia baik-baik saja. Ceritanya dulu aku sedang sakit dan gak masuk sekolah, nah tumben-tumbennya bapak itu gak masuk kerja *gak tau, libur atau bolos* disaat bapak lagi didepan rumah gak tau ngurusin apalah waktu itu. Disaat kesempatan itu aku kabur naik sepeda jagoanku dulu lewat pintu samping rumah, nah setelah keliling desa dengan perasaan gak punya dosa akhirnya dari kejauhan ada bapak-bapak manggil nama ku dengan samar-samar
‘aliiitttt!!!’
Jeger
Mampus aku ketahuan bapak!!

Dengan kaki gemeteran, hati compang-camping, hidung kembang kempis, lalu pup dicelana, aku dengan perlahan menghampiri bapak.
                   ‘habis dari mana kamu itu??!!’ dengan nada tegas dan sewot
                   Aku hanya diam
                   ‘heh dari mana kamu??’
                   Suasana hening
                   ‘gak lihat teman-teman mu pada sekolah??!!’
Langsung dengan secara paksa kayak satpol PP menertibkan penjual kaki lima, sepedaku diambil bapak dan apa yang akan terjadi selanjutnya?? Jeger, Ternyata sepedaku dilempar ke sungai kecil yang ada didepan rumah yang lagi penuh airnya. Aku lalu masuk rumah dengan perasaan kasihan pada sepedaku tadi, pasti dia menggigil dan nanti bakalan minta dikerikin.
          Setelah berlalu berhari-hari kejadian itu, masih saja bermunculan kejadian yang aneh tetapi lucu juga kalau diliatin. Ini cerita temenku waktu SD yang berantem didepan rumahku sebut saja arifin dan nanang. Waktu itu setelah pulang sekolah, dan pasti lewat didepan rumahku. Waktu itu ada 5 orang termasuk aku yang lainnya ada ikhwan, marsudi dan yang bakal berantem nanti (baca:arifin & nanang). Awalnya pemincu perkelahian mereka itu aku juga udah lupa, tapi sepertinya karena saling ejek pemicunya. Tiba-tiba saja mereka langsung berkelahi didepan rumahku, sedang asyik-asyiknya mereka berkelahi aku, ikhwan dan marsudi merasa disuguhi acara smack down antara john cena dan the rock lalu pasang taruhan antara aku, ihkwan dan marsudi (dasar, kecil2 otaknya udah geser). Lalu dari kejauhan datang sosok untuk penengah perkelahian tadi, ternyata itu bapakku. Akhirnya mereka dipisah (baca: arifin & nanang), lalu apa yang terjadi mereka langsung disuruh bapakku untuk berpelukan (lagi kondangnya acara teletubies) dan kalau ada alat dokumentasi waktu itu mungkin masa depan mereka akan kacau jangan-jangan mereka itu hombreng…
          Untuk dikejadian lainnya, ini kegiatan yang sering dilakukan anak-anak SD yang rasa ingin tahu dan mencoba itu sangat besar. Kegiatan yang aku lakukan kali ini yaitu memanjat pohon untuk memetik buah duwet saat itu yang saat ini mungkin sudah sulit ditemukan. Pada waktu itu aku berencana melaksanakan kegiatan itu dengan 2temanku sebut saja kipli dan usro. Pohon yang dituju berada ditengah sawah di barat desaku, pohonnya amatlah tinggi mungkin setinggi gedung 3lantai. Awalnya aku tidak mau manjat pohon itu dan lebih menunggu buah yang jatuh, tapi karena hasratku yang besar untuk makan buah duwet langsung dari pohonnya. Tetapi begitu sampai diatas, ini yang membuat senam jantung karena ada tangkai pohon yang bunyi dan ternyata mau patah. Mampus bisa jatuh aku ntar, mana dibawah batu dan duri semua lalu bisa-bisa jadi perkedel ntar waktu udah dibawah.
                   ‘sro, gimana ki ada batang yang patah?’ Tanyaku dengan panik
                   ‘uwes, gpp santai wae’ jawab usro
                    ‘santai pala lo kotak, udah kritis ni batang pohon’ sewotku
                   ‘yowes turun aja yuk’ ajak usro dengan santai
Akhirnya kita turun dan sampai dibawah dengan selamat sentosa dan tentu tidak lupa membawa hasil buah duwet yang diidam-idamkan.
          Mungkin itu dulu yang bisa aku ceritakan, dan jangan paksa aku untuk menceritakan yang lainnya karena itu membuatku mengorek-orek masa SD dulu yang amat lama. Ayo siapa yang mau bercerita tentang masa SD-nya dulu, hehehe. . .

0 Response to "Masa SD Itu…"

Posting Komentar