Sebuah Penemuan

      Emang tidak ada habisnya sebuah cerita dikampus, ada-ada saja yang bisa bermunculan. Entah hal menarik ataupun hal galau-galau *bolehlah mellow-melow* yang memang bisa terjadi tanpa disengaja (memangnya film pake diskenario segala).
          Kejadian yang sungguh bikin timeline twitter penuh kali ini, ketika kuliah jam 3 tadi yang secara sengaja 2kelas dijadikan 1. Bisa dibayangin setiap kelas ada sekitar 30 orang, kalo 2kelas digabung paling gak ada sekitar 60 orang dikelas belum termasuk dosennya (ya tinggal ditambah 1 doang aja susahnya apa). Yang ada dikelas itu tidak focus kuliah, pada ngobrol dengan teman disampingnya, mainan hape, atau bahkan mainan laptop sambil wifi.an. tapi yang lebih menyedihkan itu, kelas tersebut layaknya sebuah kapal dan yang sebentar lagi hampir karam *jadi buat yang berlebihan bisa menahan nafas selama 5menit saja, hehehe piss* bahkan bisa melebihi tenggelamnya kapal titanic *lebay deh*.
          Akan tetapi diselang perkuliahan berlangsung, ada kejadian yang sedikit membuat heboh. Diawal-awal kuliah dosen meminta tugas untuk dikumpulkan, tetapi agak berapa lama setelah hal tersebut berlangsung ada seonggok hegmi yang kaget dan heboh ternyata tugasnya belum dikumpul. Aku tidak lupa dengan apa yang dia omongin pada saat itu, ini kata-katanya ‘bajig*r, tugasku belum dikumpul ternyata!! Anjrit!!’ seketika teman yang disamping-sampingnya dan aku berada didepan sebelah kiri juga mendengar hal tersebut langsung reflek pada ngeluarin benda-benda tajam, rita yang ngeluarin samurai, ocik ngeluarin kampak, as’ad ngeluarin pedang, aku ngeluarin gergaji dan dosennya ngeluarin pisau daging lalu bersiap menguliti si hegmi. Tiba-tiba terdengar sirine ambulans dan mobil polisi dari kejauhan untuk menghindari hal yang lebih buruk lagi.

          Setelah kelas sudah selesai, anak-anak BAKPIA berkumpul untuk sidang mengenai pembuatan kaos BAKPIA. Ya memang tidak kumpul semuanya, soalnya punya kesibukan masing-masing bahkan the king haris pun tidak nongol batang hidungnya. Setelah pembahasan dari utara ke selatan dari barat ke timur, akhirnya semua telah deal tinggal penyelesaian pembayaran tetapi kali ini setelah selesai sidang aku bertanya kepada si triyanto kalo si fano pergi kemana? Apa dia mutung (baca:ngambek)? Lalu muncul hegmi dengan asal nrocos aja ‘si fano pergi tadi, biasa kan ngimprid (baca:ngikutin) sama si umi’ bahkan langsung isi blog ku yang kemarin juga diprotes. Kan diblog ku kemarin si fano tak jadiin sebagai manager trio macan, nah pada protes seharusnya si fano dijadiin bodyguard-nya trio macan. Ya aku kasihan aja si fano, dia itu gak pantas jadi bodyguard bukan karena hal lain tapi badannya kurang proporsional kurang kekar sebagai juru pelindung hehehe.
          Lanjut lagi Ada cerita juga tadi dari triyanto tentang si fano lagi, triyanto bercerita setelah selesai sidang BAKPIA tadi. Cerita ketika si fano dan triyanto masih dikost *aku gak tau pada ngelakuin apa mereka*, katanya si fano abis dari ngambil cucian dari laundry.an dan ternyata dia mendapatkan gratisan daleman dari laundry tersebut bahkan dia ngaku kalo itu bukan daleman miliknya. Memang sungguh beruntung kamu fano, dulu kaos kaki sekarang dapet daleman besuk mungkin bisa dapet daster emak-emak kamu *fano kan kalo malem jadi nyonya haris, hahahaha* patut bersyukur kamu.
          Ya segala cerita itu memang sering kali bermunculan dengan secara gak sengaja, tetapi bagaimana kita bisa mencerna dan mengambil hikmah didalamnya. See you next my posting. . .

0 Response to "Sebuah Penemuan"

Posting Komentar